Minggu, 15 Mei 2016

Mermaid Dan Merman

Mermaid dan Merman




Mungkin sudah banyak orang yang tidak asing lagi dengan duyung atau yang sering juga disebut Mermaid ( putri duyung ) dan Merman ( putra duyung ). Sudah banyak versi mengenai asal mula dan keberadaan mahluk mitologi ini, bahkan cerita mengenai putri duyung ini sudah ada yang diangkat dalam cerita Disney.
Mermaid Dalam Karakter Disney

Duyung sendiri merupakan mahluk air yang memiliki tubuh layaknya manusia biasa dari kepala sampai pinggang, sedangkan dari pinggang ke bawah menyerupai ikan ( berekor dan bersisik ). Masyarakat Babilonia menganggap duyung sebagai dewa laut yang disebut sebagai Ea atau Oannes ( duyung jantan ). Legenda mengenai duyung sendiri pertama kali muncul dalam mitologi Assyria ( 1000 SM ). Kisah tersebut menceritakan tentang dewi Atargatis yang jatuh cinta kepada seorang manusia biasa namun kemudian secara tidak sengaja ia membunuh pria tersebut. Karena malu akan hal yang telah diperbuatnya kemudian ia memutuskan untuk melompat ke sungai dan merubah wujudnya menjadi seekor ikan, namun air tempatnya melompat tidak mampu menyembunyikan kecantikannya. Sehingga akhirnya yang berubah hanyalah sebagian tubuhnya yakni kakinya yang berubah menjadi ekor. 

Dewi Atargatis Berubah Menjadi Duyung
Namun menurut mitologi Yunani dan Romawi justru menganggap asal-usul dari duyung merupakan ciptaan dari para dewa dan dewi laut seperti Poseidon, Neptune, dan Triton. Mereka memang sengaja diciptakan untuk menjadi pengawal kerajaan dan juga untuk menemani para dewa dan dewi dalam perjalanan mereka ketika mengelilingi lautan. Dalam mitologi Yunani dan Romawi pula lah jenis kelamin dari duyung tidak sebatas pada perempuan saja ( Mermaid ) namun juga ada yang laki-laki ( Merman ). Karena duyung-duyung ini dianggap sebagai penjaga lautan sehingga sering dikisahkan bahwa merekalah yang sering menenggelamkan kapal-kapal yang berisi orang-orang jahat. Dalam beberapa cerita juga dikisahkan bahwa mahluk ini suka duduk diatas batu di dekat pantai kemudian bernyanyi sambil memegangi cermin untuk mengagumi kecantikannya sendiri. Banyak yang percaya bahwa nyanyiannya mengandung suatu kekuatan mistis yang dapat menyebabkan manusia yang mendengarnya terpesona sehingga tanpa sadar mereka berjalan kearah lautan hingga kemudian tewas tenggelam. 
Seekor Mermaid Senang Duduk Diatas Batu
Di Cornwall, Inggris terdapat sebuah batu yang disebut sebagai batu Mermaid karena dipercaya seekor Mermaid pernah duduk di atas batu tersebut dan bernyanyi hingga menyebabkan seorang nelayan lokal yang bernama Matthew Trawella tewas karenanya. Selain penampakan seeokor Mermaid di Inggris tersebut, terdapat juga beberapa bukti penampakan Mermaid lainnya di berbagai belahan dunia. Seperti Pada tahun 558 Masehi, disebutkan bahwa seekor Mermaid telah berhasil ditangkap oleh seorang nelayan di Irlandia. Mermaid itu kemudian dibawa ke desa dan dibaptis oleh para penduduk, namun setelah itu tidak lama kemudian Mermaid tersebut mati. Seorang biarawan bernama Ralph Coggeshall juga pernah menceritakan kalau seekor Merman pernah ditangkap oleh para nelayan di Suffolk pada tahun 1187. Merman tersebut tidak dapat berbicara dan akhirnya segera dibawa ke desa oleh para nelayan untuk diperiksa, namun bahkan setelah disiksa pun Merman tersebut masih tidak menunjukkan tanda-tanda kalau ia dapat berbicara.
Merman Yang Berhasil Melarikan Diri
Akhirnya Merman tersebut kemudian dipenjara untuk beberapa lama di kastil Orford, namun ketika penduduk desa hendak memandikannya di laut, ia berhasil melarikan diri. Masih pada abad ke-12 juga, Speculum Regale dari Islandia mencatat adanya penemuan seekor Mermaid di dekat Greenland."Makhluk ini terlihat seperti seorang wanita dari pinggang ke kepala. Dadanya juga terlihat persis seperti seorang wanita. Lengannya panjang dan rambutnya halus. Leher dan kepalanya juga menyerupai manusia. Dari pinggang ke bawah, makhluk ini memiliki ekor seperti ikan dengan sisik dan sirip. Makhluk aneh ini terlihat setelah badai besar melanda". Bertemu dengan seekor Mermaid bukan hanya dapat dialami oleh para nelayan lokal atau penduduk awam, namun Christopher Colombus disebut-sebut juga pernah berjumpa dengan makhluk ini pada tahun 1493. Diceritakan bahwa saat itu Colombus sedang berada di lepas pantai Haiti ketika ia melihat ada tiga ekor Mermaid yang muncul dari dalam laut ke permukaan. Menurutnya, ketiga makhluk itu tidak secantik seperti yang sering digambarkan bahkan menurutnya wajah ketiga makhluk itu terlihat seperti seorang pria. Kemungkinan Columbus melihat tiga Merman dan bukannya Mermaid, namun banyak orang yang percaya kalau Columbus saat itu hanya melihat tiga ikan duyung ( Manatee ), makhluk air yang memang sering terlihat di daerah Karibia. Pada tahun 1614, penjelajah terkenal lainnya yaitu John Smith juga mengaku bahwa ia pernah melihat seekor Mermaid, ia menyebutkan kalau makhluk itu memiliki wajah cantik, mata yang bulat, hidung mancung dan rambut hijau yang panjang. Ia menyebutkan kalau mahluk tesebut sangat cantik. 
Gambaran Mermaid Yang Dilihat John Smith
Pada tahun 1560, seorang nelayan dari pulau Mandar di Ceylon disebut berhasil menangkap 7 ekor Merman dan Mermaid. Peristiwa ini disaksikan oleh biarawan Jesuit bernama M.Bosquez ( seorang dokter yang bekerja untuk penguasa setempat ). Dikatkan bahwa kemudian Bosquez melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada 7 makhluk itu dengan cara membedahnya, lalu ia pun menemukan kalau makhluk itu ternyata memiliki struktur internal dan eksternal yang menyerupai seorang manusia pada umumnya. Penampakan Mermaid lainnya yang cukup ternama terjadi pada tahun 1917. Pada tahun itu, sebuah kapal bernama Leonidas berlayar dari New York menuju Le Havre di Perancis. Dalam perjalanannya, para kru kapal menyaksikan makhluk serupa Mermaid sedang berenang di samping kapal itu selama enam jam. Sesekali makhluk itu menampakkan kepalanya ke atas permukaan air, setiap kali selama kira-kira 15 menit sehingga para kru kapal bisa melihat rupanya dengan jelas. Makhluk itu disebut memiliki rambut panjang berwarna hitam dengan tubuh setengah manusia dan setengah ikan. Semua kru setuju kalau makhluk itu adalah Mermaid.
Mermaid Yang Sedang berenang 
Tentu saja akan sangat tidak mungkin apabila sejumlah kru kapal yang terbiasa ada di laut tidak dapat membedakan antara Manatee dan Mermaid. Selain pengakuan dari orang-orang tersebut mengenai kemunculan para Mermaid maupun Merman juga terdapat beberapa bukti kuat lainnya mengenai keberadaan mahluk ini. Seperti beberapa mumi Mermaid yang terdapat di beberapa kuil di Jepang, namun banyak yang percaya bahwa mumi Mermaid tersebut hanyalah hasil kreasi para seniman semata walaupun pemilik mumi tersebut sudah meyakinkan bahwa mumi tersebut merupakan sebuah barang otentik. 
Tapi sampai saat ini tidak pernah ada satupun mumi tersebut yang diteliti secara serius. Banyak para ilmuan maupun para ahli Crytozoology sudah sejak lama berusaha mengidentifikasi keberadaan Mermaid dan Merman yang sesungguhnya, untuk membuktikan bahwa mahluk tersebut hanyalah sebuah hoax belaka. Namun jika benar mahluk tersebut tidak nyata melainkan hanyalah hoax semata, bagaimana mungkin catatan sejarah mengenai mahluk ini bisa tersebar diberbagai penjuru dunia bahkan telah ada sejak ribuan tahun. Walaupun sebagian besar dari para peneliti sepakat dengan teori manatee atau dugong, namun beberapa Cryptozoology  telah sepakat jika mermaid mungkin adalah sejenis makhluk laut yang sekarang telah punah ( walaupun mereka juga belum bisa mengidentitaskan makhluk yang dimaksud ). Namun biar bagaimanapun sebagian besar masyarakat lebih mempercayai jika mahluk ini adalah sesosok mahluk mistis. 

Pegasus

Pegasus 




Pegasus atau kuda terbang adalah seekor kuda jantan berwarna putih yang diceritakan dalam kisah Yunani kuno sebagai anak dari Poseidon dan Medusa. Banyak orang yang mengira bahwa Pegasus dan Unicorn itu sama, namun pada kenyataanya kedua hewan tersebut berbeda. Unicorn merupakan seekor kuda yang mempunyai tanduk didahinya sedangkan Pegasus tidak mempunyai tanduk melainkan mempunyai sayap. Tanduk yang ada pada Unicorn sendiri dipercayai dapat menyembuhkan racun sedangkan darahnya dipercayai dapat membuat orang yang meminumnya berumur panjang. Pada mulanya dikatakan bahwa pegasus merupakan putra fana dari Poseidon dan Medusa, yang kemudian Medusa pun kemudian dikutuk oleh Athena menjadi Gorgon ( monster ) setelah diperkosa oleh Poseidon dikuilnya. Pegasus dan saudaranya yaitu Chrysaor diceritakan lahir dari darah Medusa saat kepalanya dipenggal oleh Perseus. Kehadiran pegasus sendiri banyak dijumpai dalam sebuah karya-karya seni baik itu Yunani, Romawi, maupun Mesapotamia. Dikatakan bahwa ketika Pegasus lahir ada sebuah guntur besar dengan kilat menembus langit, sehingga inilah yang kemudian dijadikan dasar hubungan antara Pegasus dengan langit. Namun juga terdapat versi lain mengenai awal mula kemunculan Pegasus yakni mengatakan bahwa dewi Athena yang telah berhasil menjinakkan seekor kuda bersayap dan kemudian memberikannya pada Perseus, yang kemudian digunakkan oleh Perseus untuk terbang jauh dalam upaya membantu Andromeda yang merupakan kekasihnya. Dikisahkan bahwa Pegasus pun kemudian dirawat dan dibesarkan oleh para Muses yang tinggal di Gunung Helicon. Ketika Bellerophon ( pahlawan Yunani ) yang diutus Raja Lycia untuk membasmi monster Chimaera sedang bermalam dikuil Athena, sang dewi pun datang kedalam mimpinya dan kemudian memberikannya tali kekang emas serta menunjukkan tempat keberadaan Pegasus. Pegasus pun berhasil dijinakkan oleh Bellerophon dan dijadikannya tunggangan dalam membaw moster Chimaera. Urania yang merupakan salah seorang Muse yang merawa serta sangat menyayangi Pegasus merasa sanggat bersedih namun dia tahu bahwa itu merupakan awal perjalanan dari petualangan pegasus yang baru saja akan dimulai.  

Setelah tugasnya selesai, Bellerophon berambisi untuk dapat terbang ke puncak Olympus yang merupakan tempat tinggal para dewa dan dewi. Zeus yang merupakan raja dari para dewa pun menjadi murka dan kemudian memerintahkan serangga untuk menyengat Pegasus yang mengankibatkan Bellerophon terjatuh dari tunggangannya, namun nyawanya berhasil diselamatkan oleh Athena walaupun akhirnya ia harus menjadi buta. Selama sisa hidupnya Bellerophon pun akhirnya menjadi seorang pengembara yang dibenci baik oleh dewa maupun manusia dan sejak saat itu pula ia tidak pernah lagi bertemu dengan Pegasus. Namun semetara itu Pegasus yang telah berhasil mencapai Olympus pun memilih untuk tinggal di Gunung Olympus dan kemudian ia pun ditugaskan untuk membawakan petir untuk Zeus. Ia pun juga ditugaskan untuk dijadikan tunggangan dewi fajar yang bernama Eos. Pada sustu hari Pegasus pun akhirnya menikah dengan Euippe dan memiiki anak sehingga sejak saat itu mulai muncul kuda-kuda terbang yang lainnya. Walaupun pegasus bukan mahluk yang abadi namun sebagai penghormatan atas pelayananya maka Zeus pun menempatkan Pegasus diantara rasi bintang. Selain menurut mitologi Yunani dan Romawi di Nusantara pun juga terdapat mitologi mengenai keberadaan Pegasus atau kuda terbang. Kuda Sembrani adalah hewan mitologi yang diambil dari cerita legenda masyarakat Nusantara yang menggambarkan seekor kuda bersayap yang dapat terbang dan juga  sangat berani. Dalam cerita pewayangan, kuda Sembrani adalah kuda tunggangan Batara Wisnu. Sementara menurut hikayat rakyat Jawa, kuda Sembrani merupakan alat transportasi bagi seorang raja, ratu, maupun senopati. Konon menurut cerita alasan mereka bila bepergian selalu menggunakan kuda Sembrani agar dapat dengan mudah dan cepat sampai ke tempat tujuan. Banyak yang berfikir bahwa kuda Sembrani adalah hewan mitologi yang penduduk kita ambil dari kebudayaann Yunani ( Pegasus ), namun meskipun kedua hewan ini sama-sama memiliki sepasang sayap untuk terbang, kuda Sembrani tidak memiliki konotasi dari mitologi Yunani. Daripada disebut seekor Pegasus, sebuah padanan yang lebih tepat untuk kuda Sembrani mungkin adalah Kuda Mistik. Selain itu ternyata di dalam Islam juga terdapat sebuah cerita mengenai mahluk yang menyerupai Pegasus, mahluk ini bernama Buraq. Al-Buraq yang  dalam bahasa Arab berarti petir adalah kuda mitologis yang dalam pengambarannya dikisahkan sebagai makhluk dari langit yang dibawa oleh  para Nabi. Kisah yang paling sering dikatakan terjadi pada saat abad ke-7, dikatakan pada saat itu bahwa yang membawa Nabi Muhammad dari Mekah ke Yerusalem dan kembali selama Isra dan Mi'raj atau "Night Journey" adalah Buraq. Berdasarkan kisah tersebut, kita dapat mengetahui satu hal yang sama antara Buraq dengan Pegasus, yaitu dalam cara pemberian nama Buraq sendiri. Buraq dalam bahasa Arab diartikan sebagai “Petir” dan ternyata pemberian nama Pegasus sendiri sebenarnya kemungkinan besar berasal dari bahasa Luvian, “Pihassas” yang juga berarti "Petir". Namun sampai sekarang pun keberadaan Pegasus atau kuda terbang tersebut masih merupakan misteri walaupun sudah terdapat beberapa cerita yang mengisahkan tentang keberadaan Pegasus. Akan tetapi masih banyak orang yang meragukan mengenai keberadaan hewan ini, dan mengenai kepercayaan kita mengenai keberadaan Pegasus itu semua tergantung dengan keyakinan kita masing-masing. 
Penggambaran Pegasus


Pegasus Menjadi Tunggangan Para Dewa

Jumat, 13 Mei 2016

Penguasa Olympus ( Part 3 )



9. Apollo

Apollo adalah dewa matahari, musik, pemanah, cahaya, dan juga penyair dalam mitologi Yunani maupun mitologi Romawi dan dalam mitologi Etruska ia dekenal sebagai Apullu. Ia merupakan anak dari Zeus dan Leto sekaligus merupakan saudara kembar dari Artemis. Diceritakan bahwa ia mempunyai busur yang terbuat dari emas. Penyembuhan dan pengobatan juga dikaitkan padanya atau pada anaknya yakni Asklepios ( dewa pengobatan ), hal ini dikarenakan Apollo dipandang sebagai dewa yang membawa kesehatan. Sebagai dewa musik Apollo juga merupakan pemimpin dari para Muse ( dewi musik dan nyanyian ). Hermes pernh menciptakan lira  untuk Apollo dan alat musik itupun menjadi sebuah atribut penting bagi Apollo. Pada masa Yunani kuno ( terutama pada abad ke-3 SM ) dia dikaitkan dengan Helios ( dewa matahari ) dan saudari kembarnya Artemis dikaitkan dengan Selene ( dewi bulan ). Apollo sering digambarkan sebagai sosok lelaki tampan yang mempunyai rambut yang panjang dan juga membawa benda-benda seperti busur, lira, dan burung gagak. Ia juga sering digambarkan sebagai dewa musik yang sering memainkan kecapi emas. Apollo juga mempunyai sebuah Orakel di Delphi yang sangat terkenal dan banyak dikunjungi oleh banyak orang di dunia yang dipercaya agar dapat mengetahui mengenai masa depan mereka, himne yang dinyanyikan untuk Apollo disebut paian. Simbol dari Apollo adalah pohon salam, lumba-lumba, dan burung gagak.


10. Artemis

Artemis adalah dewi perburuan, hewan liar, alam liar, perbukitan, dan perawan dalam mitologi Yunani, namun didalam mitologi Romawi ia dikenal dengan sebagai Diana, sedagkan didalam mitologi Etruska ia dikenal sebagai Artume.
Ia merupakan anak dari  Zeus dan Leto sekaligus merupakan saudara kembar dari Apollo. Artemis merupakan dewi pembawa dan penghalau penyakit bagi perempuan dan juga merupakan dewi yang menolong pada saat proses melahirkan. Dikisahkan bahwa pada waktu itu Leto harus melahirkan di sebuah pulau yang belum pernah disentuh oleh matahari karena ia dikutuk oleh Hera yang murka kerena perselingkuhan Zeus dengan Leto. Zeus pun akhirnya mengangkat sebuah pulau dari dasar laut yang belum pernah tersentuh oleh sinar matahari ( pulau Ortygia ) dan kemudian Leto pun melahirkan di pulau tersebut. Artemis lahir lebih dulu yaitu pada bulan keenam, kemudian ia membantu ibunya melahirkan Apollo yang lahir pada bulan ketujuh, mungkin karena alasan inilah banyak orang beranggapan alasan mengapa Artemis dikenal sebagai dewi yang membantu dalam proses melahirkan. Menurut beberapa pendapat Artemis berasal dari masa pra-Yunani, dan pada perkembangan selanjutnya Artemis dihubungkan dengan Selene ( dewi bulan Yunani yang sering digambarkan dengan bulan sabit diatas kepalanya ). Simbol dari Artemis adalah rusa dan pohon siprus.


11. Demeter

Demeter adalah dewi pertanian dan juga kesuburan dalam mitologi Yunani dalam mitologi Romawi ia lebih dikenal dengan nama Ceres. Ia merupakan anak dari Kronos dan Rhea. Setelah lahir ia langsung ditelan oleh Kronos, begitu pula dengan saudara-saudaranya yang lain, sampai kemudian Zeus menyelamatkan mereka.   Dikisahkan bahwa dewi Demeter dapat mengendalikan panen, kesuburan tanah, musim ( dilambangkan dengan horai ), dan juga gandum. Demeter juga merupakan dewi yang dipercayai mengajari manusia dalam bercocok tanam sehingga manusia manusia yang sebelumnya hidup dengan cara berburu dan meramu beralih menjadi bercocok tanam. Demeter mempunyai seorang anak bernama Persefone yang kemudian menjadi istri Hades. Demeter juga digambarkan mengenakan polos, mahkota berbentuk lingkaran yang dikenakan oleh para dewi. Demeter memiliki seorang anak bernama Persefone yang menjadi istri dari Hades. Konon, kisah Persefone ini merupakan asal mula timbulnya empat musim. Saat Persefone tinggal bersama Hades, Demeter bersedih dan bumi mengalami musim dingin. Sementara ketika Persefone tinggal bersama Demeter, Demeter berbahagia dan saat itulah terjadi musim semi. Demeter dan Persefone merupakan tokoh atau figur utama dalam sebuah kelompok pemujaan rahasia ( misteri Eleusis ). Demeter sering digambarkan sebagai sosok dewi yang mengenakan sebuah mahkota polos, yaitu sebuah mahkota berbentuk lingkaran yang hanya digunakan oleh para dewi-dewi besar. Simbol dari Demeter adalah rambutnya sendiri yang melambangkan bulir-bulir gandum.


12. Hestia

Hestia merupakan dewi keluarga, pelindung rumah, dan juga perapian dalam mitologi Yunani dan dalam mitologi Romawi dia dikenal sebagai Vesta yang merupakan dewi yang juga melambangkan perapian. Ia merupakan anak tertua dari Kronos dan Rhea.
Hestia selalu menerima persembahan pertama dalam setiap ritual didalam sebuah rumah tangga. Sebuah orakel di Delphi awalnya merupakan tempat suci bagi Hestia sebelum kemudian diambil alih oleh Apollo. Walaupun tidak banyak informasi mengenai Hestia dalam mitologi ataupun sastra kuno tetapi Hestia tetap merupakan seorang dewi yang pentig didalam kebudayaan Yunani dan juga Romawi kuno. Hestia sendiri sering digambarkan sebagai seorang perempuan sederhana yang berkerudung dan duduk di sebuah singgasana kayu polos dengan bantal wol putih. Simbol dari Hestia adalah tungku perapian yang sekaligus menjadi tempat suci untuknya.


Patung Demeter
Patung Hestia

Patung Artemis











Patung Apollo


Rabu, 04 Mei 2016

Penguasa Olympus ( Part 2 )


5. Hermes
Hermes adalah dewa pembawa pesan dalam mitologi Yunani. Dikisahkan bahwa Hermes dilahirkan di Gunung Kellina di Arkadia, Hermes merupakan anak dari Zeus dan Maia ( salah satu dewa Olympus ). Hermes diceritakan sebagai dewa pelindung daerah perbatasan, gembala, pencuri, penipu, pidato, pengelana, olahraga, pengukuran, penemuan, perdagangan, puisi dan juga sastra. Dalam mitologi Romawi, Hermes dikenal sebagai Merkurius ( dewa perdagangan yang diadaptasi dari mitologi Etruska ). Hermes juga dikenal sebagai dewa yang membantu pera roh untuk menemukan jalan menuju dunia bawah ( tempat Hades berkuasa ). Hermes juga merupakan salah satu dewa yang bebas keluar-masuk menuju dunia bawah tanpa halangan selain Hades, Persefone, Hekate, dan Thanatos. Simbol dari Hermes adalah kura-kura, sandal bersayap, topi bersayap, ayam jantan, dan kadukeus ( sebuah tongkat yang dia dapat dari Apollo atas penemuan Lira ). 

6. Hefaistos
Hefaistos adalah dewa teknologi, pandai besi, pemahat, pengrajin, logam, metalurgi, api, dan juga gunung berapi dalam mitologi Yunani. Sedangkan dalam mitologi Romawi dia lebih dikenal sebagai Vulkanus.
Hefaistos sendiri merupakan anak dari Zeus dan Hera. Dia merupakan satu-satunya dewa yang mempunyai fisik kurang sempurna ( pincang ), namun dia merupakan dewa yang sangat ahli dalam pembuatan berbagai alat dan senjata yang sangat berguna bagi para dewa yang lainnya. Tapi karena kekurangannya inilah Zeus dan Hera merasa jijik kepadanya dan membuangnya dari gunung Olympus, Hefaistos yang merasa sakit hati pun akhirnya merencanakan balas dendam. Kemudian dia pun membuat sebuah singgasana yang ketika diduduki Hera akan membuatnya langsung terjebak dan tidak bisa melepaskan diri. Para dewa yang lain pun memohon kepada Hefaistos untuk kembali ke Olympus namun Hefaistos menolaknya. Dionisos akhirnya berhasil membuat Hefaistos mabuk dan membawanya kembali ke Olympus dengan bagal. Hefaistos pun akhirnya melepaskan Hera setelah dia dinikahkan dengan Afrodit. Hefaistos disembah di semua tempat industri dan juga manufaktur di Yunani terutama di kota Athena. Dia mempunyai sebuah bengkel dan pusat pemujaannya terletak di pulau Lemnos. Simbol dari Hefaistos adalah palu, landasan besi, dan juga penjepit.

7. Afrodit
Afrodit adalah dewi kecantikan, cinta, dan juga seksualitas dalam mitologi Yunani. Sedangkan dalam mitologi Romawi disebut sebagai Venus. Kelahiran dewi Afrodit sendiri masih merupakan sebuah misteri, ada banyak versi yang menceritakan asal mula dewi Afrodit, namun ada 2 buah versi cerita yang paling populer. Versi pertama mengisahkan bahwa Afrodit merupakan anak dari Zeus dan Dione, namun banyak yang meragukan kebenaran kisah ini. Sedangkan versi kedua mengisahkan bahwa Afrodit dilahirkan dari alat kelamin Uranus yang dipotong oleh Kronos ( pada saat terjadi pemberontakan terhadap Uranus ) dan kemudian dilemparkan ke laut. Alat kelamin itupun ditutupi oleh buih laut dan dari buih-buih laut itulah kemudian dewi Afrodit muncul, versi kedua ini didasarkan kepada Theogonia karya Hesiodos.
Namun karena kecantikannya yang luar biasa, para dewa takut bahwa nantinya Afrodit akan menimbulkan banyak perpecahan diantara para dewa, karena itulah Zeus pun akhirnya memutuskan untuk menikahkan Afrodit dengan Hefaistos. Namun selain dengan Hefaistos, dewi Afrodit dikabarkan mempunyai banyak kekasih lainnya, baik dari kalangan para dewa maupun dari golongan manusia. Diantara para kekasih Afrodit, Ares lah yang paling terkenal sebagai salah satu kekasihnya yang berasal dari golongan dewa, sedangkan Ankhises  merupakan kekasihnya dari golongan manusia. Dewi Afrodit sendiri merupakan seorang tokoh penting didalam legenda Eros dan Psikhe, Afrodit juga merupakan ibu angkat sekaligus kekasih dari Adonis. Ada banyak dewa minor dan juga manusia yang disebut-sebut sebagai anak dari Afrodit, namun diantara itu ada seorang putra Afrodit yang paling terkenal yaitu Eros ( cupid ) atau yang sering dikenal sebagai dewa asmara. Simbol dari Afrodit adalah kulit kerang, burung dara, apel, dan rangkaian murad.

8. Athena
Athena atau yang juga disebut sebagai Pallas Athena adalah dewi kebijaksanaan, perang, dan strategi dalam mitologi Yunani. Dia juga dikenal sebagai dewi yang sering menolong para pahlawan. Athena merupakan anak dari Zeus dan Metis ( dewi pemikiran dan kepandaian yang terkenal dengan kebijaksanaannya ), banyak yang mengatakan bahwa Athena adalah seorang dewi yang terlahir sebagai perempuan dewasa dan tidak pernah digambarkan sebagai seorang anak kecil, serta menurut legenda Athena merupakan putri kesayangan dari Zeus. Athena diberkahi dengan kekuatan ayahnya serta kepandaian dan kebijaksanaan ibunya.
 Namun dalam legenda lain Pallas dianggap sebagai ayah dari Athena sehingga Athena pun sering mendapat gelar Pallas Athena, tetapi ada juga yang menyebutkan bahwa alasan gelar Pallas Athena tersebut karena dewi Athena telah berhasil membunuh Pallas dalam perang dewa melawan titan sehingga ia pun diberi gelar tersebut. Ia juga pernah mengubah Medusa yang sebelumnya adalah seorang gadis cantik menjadi seorang monster berambut ular. Lalu dikemudian hari Perseus berhasil memenggal kepala Medusa dan memberikannya kepada Athena, yang kemudian dipasangnya kepala Medusa tersebut pada perisainya atau pada Aigis. Athena sendiri tidak memiliki suami ataupun kekasih sehingga ia sering dijuluki sebagai parthenos ( perawan ), dikisahkan bahwa dulu Hefaistos pernah mencoba untuk memperkosannya namun gagal. Simbol dari Athena adalah Aigis, burung hantu, dan pohon Zaitun. 

Patung Hermes

Patung Hefaistos

Patung Afrodit
Patung Athena





Sabtu, 30 April 2016

Penguasa Olympus ( Part 1 )


Penguasa Olympus


Setelah Kronos kalah Zeus pun akhirnya menjadi pemimpin dari para dewa, kemudian ia pun melakukan sebuah undian untuk menentukan tempat kekuasaan. Hasilnya Zeus memperoleh kekuasaan atas langit, Poseidon mendapat bagian atas kekuasaan lautan, dan Hades mendapat kekuasaan atas dunia bawah, sedangkan bumi diatur oleh semua dewa dan dewi. Berikut adalah nama-nama para penguasa Olympus  :

1. Zeus
Zeus dikenal sebagai raja para dewa didalam mitologi Yunani, dia juga dikenal sebagai penguasa atas langit dan petir. Zeus merupakan anak dari Kronos dan Rhea dan ia merupakan yang paling muda diantara para saudaranya. Setelah menjadi raja para dewa Zeus pun menikah dengan saudara perempuannya yaitu Hera ( dewi pernikahan ) dari pernikahannya dengan Hera tersebut ia mempunyai beberapa anak yaitu Ares, Hebe, Hefaistos, Eileithiia, dan Eris. Selain dengan Hera, Zeus juga terkenal mempunyai hubungan dengan banyak wanita lain dan mempunyai banyak anak. Anak-anak Zeus diluar pernikahannya dengan Hera antara lain adalah Athena, Apollo, dan Artemis, Hermes, Persefon, Dionisos, Perseus, Herakles, Helene, Minos, serta Mousai. Simbol dari Zeus adalah petir, elang, banteng, dan pohon ek. 


2. Hera
Hera dikenal sebagai dewi pernikahan dalam mitologi Yunani, dia merupakan kakak perempuan sekaligus istri dari Zeus.
Hera sering digambarkan sebagai seorang dewi yang cantik dan penuh dengan keagungan serta hikmat dan juga memegang sebuah tongkat berujung lotus, ia juga sering dimahkotai dengan polos ( sebuah mahkota berbentuk lingkaran yang hanya dikenakan oleh beberapa dewi besar ). Hera juga dikenal akan sifat pencemburu dan pendendamnya terutama kepada anak dan selingkuhan Zeus. Simbol dari Hera adalah tongkat lotus, merak, kakaktua, sapi, dan buah delima.

3. Poseidon
Poseidon dikenal sebagai dewa penguasa laut, sungai, serta danau. Ia mempunyai sebuah senjata yang dibuat oleh para Kiklops semasa Titanomakhia  yang berupa sebuah trisula yang mampu menyebabkan banjir dan juga gempa bumi. Selain trisula, Poseidon juga mempunyai sebuah kendaraan yang ditarik oleh Hippokampos ( mahluk setengah kuda setengah ikan ). Ia mempunyai seorang istri yang bernama dewi Amfitrit dan mempunyai anak bernama Triton. Poseidon juga merupakan dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya untuk merayu Demeter. Dalam Odyssey, Poseidon mempunyai istana di Aegae ( tempat ia menyimpan kudanya yang bersurai emas ). Namun meskipun ia tinggal di dalam lautan, ia tetap sering hadir dalam pertemuan para dewa di Olympus. Di dalam seni klasik, dia digambarkan sebagai pria dewasa berjenggot dengan badan kuat sambil memegang sebuah trisula. Simbol dari Poseidon adalah trisula, lumba-lumba, dan juga kuda.

         
4. Ares
Ares dikenal sebagai dewa perang didalam mitologi Yunani, dia merupakan anak dari Zeus dan juga Hera, namun Ares tidak disukai oleh kedua orangtuanya. Ares mempunyai dua orang pengawal utama yang bernama Fobos dan Deimos. Ares mempunyai sifat yang cukup buruk, yaitu dia sangat menyukai peperangan dan seperti haus akan darah ( berdarah dingin ) serta dia juga merupakan sebuah perwujudan dari pembunuhan. Diantara para dewa dan dewi yang lainnya pun Ares merupakan yang paling tidak dapat dipercaya, dan dia juga pernah berselingkuh dengan dewi Afrodit namun setelah perselingkuhannya terungkap dia pergi ke tempat bangsa Trakia ( bangsa barbar yang suka berperang ). Sebagai seorang dewa perang Ares malah sering kali kalah dalam pertarungan, dewi Athena juga pernah beberapa kali mengalahkan Ares. Pada suatu hari ketika Ares sedang beristirahat setelah kembali dari sebuah peperangan, Hera mengizinkan Kratos untuk membunuh Ares dan sekaligus menggantikan kedudukan Ares sebagai dewa perang. Kratos sendiri pada awalnya hanyalah manusia biasa yang dikaruniai oleh dewa Apollo dengan kekuatan dan kegagahan yang melebihi manusia lainnya. Ares sendiri berkuasa atas alat-alat perang, pemberontakan, penjarahan, serta penyerangan dan pertahanan kota. Lambang dari Ares adalah burung hering, anjing, dan juga ular berbisa. 

Patung Zeus
Patung Hera


Patung Ares
Patung Poseidon

Selasa, 26 April 2016

Kekalahan Kronos

Kekalahan Kronos


Gambar Kronos
 Setelah Kronos menjadi penguasa dan telah menikahi Rhea yang merupakan salah satu saudara perempuannya, ia takut kalau anaknya nanti akan mengulingkan tahta nya seperti yang sudah ia lakukan terhadap ayanhnya ( Uranus ). Oleh sebab itu maka setiap Rhea melahirkan seorang bayi, Kronos pun akan langsung menelan bayi tersebut. Begitu seterusnya hingga lama-kelamaan Rhea pun mulai membenci Kronos. Suatu ketika saat Rhea telah melahirkan, ia mencoba untuk menipu Kronos dengan membungkus sebuah batu menggunakan kain. Kronos yang mengira bahwa batu tersebut adalah anak yang dilahirkan Rhea pun langsung menelan batu tersebut tanpa mengetahui bahwa bayi yang asli sudah berhasil disembunyikan oleh Rhea dan bayi tersebut pun dinamakan Zeus.


Zeus Menjadi Dewa Para Dewa
Setelah Zeus dewasa ia berhasil memperdayai Kronos untuk meminum semacam ramuan, yang membuat Kronos memuntahkan anak-anak nya yang sebelumnya pernah ditelannya serta sebuah batu yang sebelumnya ia kira adalah Zeus. Setelah itu Zeus pun menyatakan perang terhadap Kronos untuk memperebutkan tahta kepemimpinan para dewa. Akhirnya dengan bantuan dari para Kiklops dan Hikatonkheire yang berhasil dibebaskan oleh Zeus dan juga melalui Titanomakhia ( perang titan ) selama 10 tahun. Zeus pun akhirnya menang dan menduduki tahta kekuasaan ( menjadi dewa segala dewa ) sementara itu Kronos yang sudah berhasil dikalahkan itu pun dibuang ke Tartarus ( neraka ) begitupun pula dengan para Titan pria yang lain, kecuali Atlas yang mendapat hukuman khusus yaitu dia harus memikul langit.

Orang Yunani sendiri memikirkan mengenai sebuah sajak yang menganggap bahwa Theogoni ( cerita kelahiran para dewa ) sebagai genre puitis mythos prototipikal dan menghubungkan banyak kekuasaan didalamnya. Orfeus yang merupakan seorang penyair arketipal dan juga seorang penyanyi arketipal theogonia menggunakan sajak-sajak theogonia untuk menenangkan lautan dan badai, juga untuk menggerakkan hati keras milik para dewa dunia bawah dalam perjalanannya ke dunia bawah. Namun informasi mengenai kepercayaan dan ritus keagamaan memang sedikit, dan setelah kepercayaan religius yang menghilang hanya ada sedikit orang yang masih mengetahui ritual dan ritus tersebut. Akan tetapi kiasan dalam ritus-ritus tersebut terkadang muncul pada aspek-aspek yang cukup umum.


Contoh Peninggalan Sejarah Yunani
Para kosmolog filsafat dari masa awal pun banyak yang bereaksi atau kadang membangun pandangan di atas konsepsi mitos terkenal yang sudah ada di dunia Yunani untuk beberapa waktu tertentu. Beberapa konsepsi yang terkenal ini terdapat dalam sajak-sajak Homeros dan Hesiodos. Dalam karya-karya Homeros bumi adalah piringan datar yang terapung di samudera luas yang disebut Okeanos. Celahan alami yang ada di bumi pun sudah secara terkenal dianggap sebagai jalan masuk ke dunia bawah, yang merupakan sebuah tempat berdiamnya para arwah yang dipimpin oleh dewa Hades. 

Minggu, 24 April 2016

Asal Mula 12 Dewa Titan

Asal Mula Dewa Titan



Di dalam kepercayaan mitologi Yunani dikisahkan bahwa sebelum adanya para Dewa dan Dewi Olympus para Dewa Titan lah yang lebih dahulu ada dan berkuasa. Telah dilukiskan oleh Hesiodus dalam karyanya (Theogoni ) bahwa para Dewa Titan ini muncul begitu saja, dan menurutnya awal dari kisah para dewa karena adanya keadaan yang dinamakan dengan Chaos ( Keadaan yang menggambarkan kekacau-balauan ). Menurut Hesiodus, inilah yang merupakan keadaan awal dari alam semesta sebelum akhirnya muncul para Dewa dan Dewi yang merupakan legenda paling awal dalam mitologi Yunani.

Dewa Uranus

The Abyss, Gaia, Eros, dan Erebus adalah Dewa yang pertama kali muncul akibat dari kekacauan alam semesta ini. Hesiodus menceritakan bahwa setelah Gaia muncul, ia pun berhubungan dengan Uranus ( langit ) dan kemudian ia melahirkan 6 Titan laki-laki ( Coeus, Krios, Kronos, Hyperion, Lapetus, dan Oceanus ) serta 6 Titan perempuan ( Mnemosyne, Phoebe, Rhea, Theia, Themis, dan Tethys ) yang menjadi penguasa bumi sebelum masa Dewa dan Dewi Olympus. Kronos yang merupakan titan yang paling terakhir mempunyai sifat yang cukup buruk dan nakal, sehingga Gaia dan Uranus pun memutuskan bahwa tidak boleh ada Titan lagi yang terlahir setelah Kronos. Akhirnya anak-anak Gaia dan Uranus yang lahir setelahnya adalah para Kiklops ( raksasa bermata satu ) dan para Hekatonkheire ( raksasa bertangan seratus ).

Pemberontakan Gaia
Namun karena memiliki rupa yang buruk dan menyeramkan akhirnya Uranus pun memutuskan untuk mengurung para Kiklops dan para Hekatonkheire. Tindakan Uranus ini membuat Gaia marah dan akhirnya mengajak para Titan yang lain untuk memberontak melawan Uranus. Kronos yang merupakan Titan yang paling bungsu sekaligus yang paling cerdik dan licik pun melaksanakan perintah Gaia tersebut dan kemudian dia memotong alat kelamin Uranus. Setelah Uranus kalah, Kronos pun menunjukkan kelicikannya dan kemudian dia mengambil alih kekuasaan ayahnya tersebut dan menikahi Rhea serta menjadikan Titan yang lainnya sebagai anak buahnya. 






Handwriting - Smiley Star